Senin, 21 April 2014

Jual Pembalut Herbal Solusi Masalah Kewanitaan

AVAIL solusi masalah kewanitaan

Masalah Wanita Modern Saat Ini

Solusi Sehat Mahkota Wanita - Mengapa wanita modern saat ini banyak mengalami masalah kewanitaan terutama dibagian alat vital atau mahkotanya? Masalah atau gangguan yang biasa dialami wanita diantaranya masalah saat datang bulan atau menstruasi seperti nyeri haid, pusing, sakit payudara dan haid yang tidak teratur, masalah pada organ kewanitaan seperti keputihan, gatal pada vagina, inveksi vagina dan bau tidak sedap, serta masalah serius yang paling ditakuti seperti kanker rahim, kanker payudara, endometriosis, kista dan myom.

Selain pola hidup yang tidak sehat, pemakaian pembalut pada saat menstruasi menjadi salah satu pemicu penyebab masalah diatas. The Tampon Safety and Research Act of 1999, H.R. 890 USA 1999 (Kongres tentang penelitian dan keamanan Tampon di Amerika Serikat Tahun 1999) menyatakan bahwa zat dioxin dan serat sintetis yang terkandung dalam pembalut wanita dan produk sejenis, beresiko tinggi terhadap kesehatan wanita, termasuk resiko terhadap kanker serviks, endometriosis, kanker ovarium, kanker payudara, penurunan sistem kekebalan tubuh dan lain-lain.

Zat dioxin adalah sebuah hasil sampingan dari proses bleaching (pemutihan) yang digunakan pada pabrik pembalut wanita, tissue, sanitary pad dan diaper.

AVAIL Solusi Masalah Kewanitaan

Mengapa AVAIL? Karena pembalut herbal AVAIL diproduksi dengan menggunakan teknologi tinggi yaitu "BIO Tech", bahan baku kapas berkualitas tinggi dan tidak mudah tembus, didalamnya mengandung 17 jenis herbal alami yang mempunyai khasiat tinggi dalam mengatasi masalah kewanitaan.

Nah tunggu apa lagi, jangan biarkan virus mematikan menyerang organ kewanitaan Anda, segera ganti pembalut Anda dengan pembalut herbal AVAIL yang nyaman, bebas zat dioxin dan multifungsi. Dapatkan pembalut herbal AVAIL dan produk AVAIL lainnya dengan menghubungi Agen Pusat AVAIL:
HP. 085 864 080 984


Pencarian terkait oleh Google:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar